Minggu, 19 Juni 2011

Still worries as a solo traveler? Please read this.. =)

Who knows, traveling abroad can be more easy then traveling in own country and we can have more insight about the places than local people?..


How can? The simple answer because usually we'll do some research first before traveling, looking for the map, and browsing about the details.. It's different when we exploring our own city or country, we seldom or lazy to do complete research because we think we already knew it and realize this mistake until we have lost!






We found a real fact that tourist can know more the details of places that they're visited than local people..

Simple Example: When you ask the local people about local place/street direction, somehow they dont know where the place/street is.. =p

So, no matter how far we'll go, cos' actually the local people could be LOST also in 'their city',,

 You just need your courage to take a step and don't have to shy for asking when lost..

Lost is just an ordinary thing that you must enjoy and deal with it..







Happy traveling =)



-/Travelling Advisor/-


Ardiyanto

Kamis, 16 Juni 2011

news about life journey and everything: Art of Perception with 'JOB'

news about life journey and everything: Art of Perception with 'JOB': "Hello, Live Reader! Hari ini saya akan sharing tentang Art of Perception atau Seni dari Persepsi. Bagaimana atau sejauh mana Cara Pandang..."

Art of Perception with 'JOB'


Hello, Live Reader!


Hari ini saya akan sharing tentang Art of Perception atau Seni dari Persepsi. Bagaimana atau sejauh mana Cara Pandang kita memahami suatu hal. 






Beberapa hari ini saya disibukkan dengan berbagai masalah dan pekerjaan walaupun pada dasarnya setiap hari kita memang berkelut dengan kesibukan dan masalah.
Yang akan saya ceritakan pada kesempatan kali ini yaitu berhubungan tentang pekerjaan. Saya sudah 3 hari ini harus bangun pagi dan bekerja sampai tengah malam demi tuntukan pekerjaan. Hal ini membuat saya merasa lelah dan capek. Tetapi saya tetap semangat melakukannya! Saya sangat senang melakukan pekerjaan saya dan melalui detik demi detik dengan santai walupun pasti ada rasa sedikit capek. 

Pertanyaannya singkat, mengapa saya tetap merasa semangat? Disini saya pertama menyimpulkan karena masalah penghasilan yang diterima lebih banyak dalam beberapa hari ini, tetapi apakah hanya itu? 
Ternyata tidak! 

Saya yang bekerja sebagai Business owner dengan kata lain pemilik atas bisnis saya sendiri dan bekerja untuk diri saya sendiri membuat saya sangat passionate dalam menjalaninya. Saya bisa sesuka saya untuk bangun siang bahkan sore, tidak bekerja seharian atau beberapa hari, because I'm the BOSS! Tetapi bukan karena itu alasan utama saya. Alasan utama dan terutama adalah karena saya mencintai apa yang saya lakukan. Yes, I just love my job. Saya merasa relax, saya senang membantu orang untuk bisa melihat dunia, itu menggambarkan keinginan dan impian saya. So, what's the more important than that? NOTHING! 

And when you have a Job that doing it like no working for one day, you feel enthusiastic, and it can describe purpose of your life, it is Your Career!!
Jadi, persepsi atau cara kita memandang suatu masalah secara positif atau lebih baik khususnya dalam hal pekerjaan berkaitan dengan passion dan career. Kita harus menemukan passion kita untuk betul-betul enjoy life, enjoy our work, kita memiliki semangat untuk mengerjakannya. Sehingga, kita tidak melihatnya sebagai beban, tetapi sesuatu yang mencerminkan 'purpose of our life' atau tujuan hidup kita dan membuat hari-hari kita bermakna dan lebih bermanfaat baik bagi diri kita sendiri, family, friends, society, nation, and the WORLD!

"Job is just a tool that take you from a place to another place, and it doesnt belong to you but the company.. "

"Passion is something do you really enjoy and when doing so, you feel like no one day of working, and there's no one could take it from you, it's yours!"
Your Job is NOT Your Career!! and NEVER will be..
 
 
-Ardy-

Live-Preneur

If you could not think of any cause on which you are ready to die for, it is likely you do not yet have a purpose of life. (Rene
 
 

Senin, 06 Juni 2011

Tips Traveling on Budget!

Tips Traveling on Budget:

-Bila ingin menghemat dana penginapan pilihlah moda transportasi malam hari sehingga bisa tidur di pesawat, bus, kereta, atau minivan.
-Jika tiba di Bandara pada malam/ tengah malam Anda bisa tidur di Bandara/ Terminal setempat (siapkan sleeping bag/Jacket/selimut).
-Jangan belanja barang yang tidak perlu sehingga harus membeli bagasi atau membayar kelebihan bagasi pada saat check in (Jika memang niat berbelanja, belilah bagasi sebelumnya lewat Web/ Sales Counter).
- Belanjalah souvenir di pasar atau stand-stand pinggir jalan karena biasanya harganya lebih murah daripada di Pusat Perbelanjaan. (Jangan lupa menawar =P)
-Selalu simpan koin kembalian yang ada dan tukarkan sebelum berangkat di Money Changer atau saat berbelanja di tempat tujuan. Koin sangat berguna pada saat naik angkutan umum, baik di Bus, MRT, Kereta Api, Angkot, dsb. Kebanyakan tidak disediakan kembalian sehingga sebaiknya siapkan uang pas!
-Jika menggunakan transportasi dengan cara tawar-menawar seperti taksi borongan, tuk2, trishaw, dll, tanyakan berulang-ulang harga kesepakatan dan jika perlu ditulis di kertas karena bisa saja terjadi miskomunikasi dan menghindari penipuan!
- Jangan pernah malu bertanya, bertanya, dan bertanya tentang segala sesuatu yang tidak Anda ketahui baik tentang penginapan murah, tempat makanan murah&halal, objek wisata menarik, dsb kepada tourist information ataupun penduduk local!
-Jangan lupa mengambil 'MAP' daerah setempat di Bandara, Terminal, Pelabuhan, tourist information centre, maupun di objek" wisata setempat!


Selagi masih bisa melangkah, melangkahlah sampai ke ujung dunia manapun. Hidup hanya sementara. Jika ada kesempatan ambillah karena tidak akan ada yang persis sama!


Semoga bermanfaat...


Happy travelling! :)

-/Travelling Advisor/-Ardiyanto

http://www.facebook.com/pages/Travelling-Advisor-Putra-Wisata-Global-TourTravel/85900949765

Keliling Indonesia GRATIS Plus Uang Tunai Rp 100 JUTA!!!

Daftar segera di http://aci.detik.travel/ untuk menikmati pesona keindahan alam dan keragaman budaya Indonesia. Seluruh biaya transportasi, akomodasi dan transportasi ditanggung oleh detikcom. Akan ada 60 orang terpilih untuk menjadi Petualang ACI. Apakah Anda salah satunya? :)
Kunjungi, http://aci.detik.travel/about



Tentang ACI

detikcom kembali menyelenggarakan program Aku Cinta Indonesia (ACI). Tahun 2011 ini kami mencari 60 orang yang akan dibagi menjadi 20 tim (masing-masing tim 3 orang) untuk disebar ke seluruh penjuru negeri. Seluruh biaya transportasi, akomodasi, dan uang saku yang dibutuhkan dalam perjalanan akan ditanggung oleh detikcom. 20 tim adalah para Petualang ACI yang akan menyebarkan semangat Aku Cinta Indonesia dengan berbagi cerita dan pengalaman.

Frequently Asked Questions

• Bagaimana cara untuk ikut dalam program ini?
Anda cukup mengisi formulir pendaftaran. Masukkan data pribadi, keahlian serta jelaskan mengapa Anda yang harus kami pilih.
• Kriteria apa yang diperlukan supaya saya bisa menang?
Yang pasti, Anda harus suka berpetualang! Keahlian seperti renang, fotografi, menyelam, dan lain-lain memang penting, tapi bukan faktor utama dalam menentukan pemenang. Kami mencari petualang yang sangat antusias menjelajah Indonesia dan dapat berbagi cerita perjalanannya.
• Ada berapa tahapan pada program Aku Cinta Indonesia 2011?
  1. Tahap Registrasi (Juni 2011)
  2. Pengumuman 750 Semi Finalis
  3. Wawancara
  4. Pengumuman 60 Petualang ACI
  5. Perjalanan 20 Tim ACI ke 20 area (September - Oktober 2011)
• Apa kewajiban saya jika terpilih sebagai salah satu Petualang ACI?
Kewajibannya adalah bersenang-senang dalam perjalanan Anda dan berbagi cerita kepada pembaca detikcom melalui tulisan dan foto.
• Apa yang berbeda dari ACI 2011 ini dibandingkan tahun lalu?
Tahun ini ada 60 Petualang yang terpilih untuk disebar ke 20 area wisata yang belum banyak ter-explore. Masing-masing tim terdiri dari 3 orang. Hadiah yang akan diperebutkan lebih banyak dari tahun lalu:
  1. Tim Terbaik dengan hadiah senilai Rp 100 Juta
  2. Foto Esai Terbaik (Individual) senilai Rp 25 Juta
  3. Tim Favorit pembaca senilai Rp 15 Juta
• Bagaimana cara meraih hadiah utama Rp 100 Juta? Setelah seluruh perjalanan berakhir, tim dengan catatan perjalanan terbaik menurut penilaian juri (tim redaksi) akan meraih uang tunai Rp 100 Juta.
• Apa yang dimaksud dengan 'Foto Esai (Individual)'? Masing-masing petualang bercerita kepada pembaca dalam bentuk foto berseri hasil selama perjalanan program Aku Cinta Indonesia. Foto terbaik menurut penilaian juri akan meraih uang senilai Rp 25 Juta.
• Berapa lama dan kapan perjalanan akan berlangsung? 20 tim akan diberangkatkan pada periode perjalanan September - Oktober 2011. Masing-masing akan melakukan perjalanan selama 17-21 hari. Jadi, kalau Anda berstatus karyawan persiapkan cuti Anda!
Syarat dan Ketentuan
  1. Hadiah tidak dapat dialihkan dan tidak dapat ditukar dalam bentuk apapun
  2. Penetapan pemenang sifatnya mutlak serta tidak dapat diganggu-gugat
  3. Peserta wajib mengikuti aturan main yang ditetapkan pihak penyelenggara
  4. Apabila peserta didapati menyalahi aturan main yang ditetapkan maka pihak penyelenggara berhak memberikan sanksi kepada peserta
  5. Penyelenggara berhak membatalkan kemenangan peserta dan mengalihkan ke peserta yang lainnya apabila peserta yang telah dinyatakan sebagai pemenang melanggar aturan-aturan yang diberikan
  6. Penginformasian data diri pemenang yang tidak akurat dan atau direkayasa akan membatalkan hak kemenangannya
  7. Bagi pemenang yang telah dihubungi penyelenggara dan telah dinyatakan keluar sebagai pemenang serta berhak atas hadiah yang telah disebutkan tetapi menolak hadiah dan kemenangan tersebut, maka secara otomatis kemenangan dan hadiah tersebut akan dialihkan kepada calon pemenang berikutnya
  8. Periode dan peraturan program dapat berubah sewaktu-waktu oleh pihak penyelenggara tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
Untuk informasi lebih lanjut, email: aci@detik.com

Sabtu, 23 April 2011

Backpacking (to overseas) for the first Time Part III - LOST in MACAU


Hey, I'm back!! =)

So many to tell but lil bit busy and lazy.. hehe..

Oh, ya.. Sebelum lupa, mau ngucapin Selamat Paskah!! Hope, GOD always bless us to keep travelling.. =)


5th Day, 18 Jan 11’

Karena semalam saya krasak-krusuk begadang tengah malam, sambil nyusun itineray buat di HKG dan packing, akhirnya saya bangun agak kesiangan, sekitar pukul 09.00.. Setelah mengumpulkan kesadaran sepenuhnya, sarapan pagi, ritual pagi, siap-siapin barang, dan ngembaliin kunci kamar.. Jam 11 saya jalan mencari bus no 10 yang menurut info akan menurunkan saya ke Matao.. Saya mengambil bus di bus stop, di kawasan sekitar Hotel Grand Lisboa.. Dengan mantap, saya pun naik bus ini.. Tanpa menaruh rasa curiga, saya pun tenang-tenang saja, sampai akhirnya.. Ternyata bus yang saya tumpangi tidak melewati kawasan Matao! Entah mungkin saya yang kelewatan, tapi rasanya tidak.. Waktu tiba di pemberhentian terakhir ternyata memang bus ini tidak lewat sana setelah saya tanya dengan keterbatasan bahasa..



Tempat saya diturunin dan Lost! Not Bad =P






Senado Square

























Akhirnya  saya pun berjalan, pikir saya pasti sudah dekat karena ini juga di sekitar laut, pasti satu jalur saja menuju sana.. Saya pun kemudian bertanya kepada penduduk lokal, mereka menyarankan saya untuk naik taksi, karena tidak ada bus dari sini menuju Matao, dan ketika saya tanya berapa lama jika saya berjalan kaki, ada yang bilang 1 bahkan 2jam!.. Tetapi apa mungkin? saya sendiri merasa jarak tempuh waktu saya di angkut sampai di drop hanya sekitar 15-20menit.. Pikir saya jaraknya pasti dekat.. Saya memutuskan kembali ke area tempat saya di angkut dengan berjalan kaki.. Setelah jalan tanpa tau arah, dan sesekali bertanya, berjalan mendaki, ketemu siswa-siswi yang pulang/pergi sekolah..Finally, kembali lagi keluar di Senado Square! Thanks GOD! At least, i know the way from here..



Tempat Ngetem Bus di Sebelah kanan Piramid untuk ke Matao.. (Depan Grand Lisboa)



Saya kembali bertanya kepada orang-orang yang sibuk berlalu-lalang.. Ada juga yang ogah waktu ditanya dengan cara melambai. Dikiranya mungkin saya seperti pengemis yang lagi minta duit! Akhirnya saya kembali ke Grand Lisboa, berjalan ke halte yang didepan nya ada pyramid kaca.. Saya diberitahu untuk mengambil bus no 3, ticketnya seharga 3,2MOP. Saya turun ke tempat bemberhentian terakhir di depan Matao, depan Royal Casino, dari sini berjalan kaki sedikit dan mengambil eskalator di sebelah kan untuk kemudian turun di seberang berjalan ke Matao. Setelah perjuangan selama kurang lebih 3 jam lost in Macau, pukul 14.00 saya tiba juga. Langsung mencari counter First Ferry menuju Hongkong pukul 14.30, seharga sekitar 120MOP. Padahal, saya punya janji pukul 14.00 dengan teman HKG saya yang ketemu di Cozy Corner GH untuk makan siang di London restaurant, akhirnya batal!



as known as MATAO















First Ferry inside..
















Ada yang lucu waktu masuk ke ruang tunggu First  Ferry, mereka punya 2 ruang tunggu. untuk kelas Bisnis dan Ekonomi. Saya yang tidak tau dan mengira sama saja masuk di antrian kelas bisnis, waktu dimintai ticket, saya pun baru ngeh dan pindah haluan.. lol


Tidak selang berapa lama menunggu, ferry nya pun datang.. Sekedar informasi, ini pertama kalinya saya naik ferry! haha.. And, it's so comfortable! The seat just like when we flight.. In Indonesia, i dont know, how comfortable will be.. =p
And finally, I'm on the way to go Hongkong with my first experience using ferry! Really enjoy it!!  =)



to be continue..




the Macau bridge

Sabtu, 09 April 2011

Backpacking (to overseas) for the first Time Part II - MACAU


4th Day, 17 Jan 11’ (Still..)

Perjalanan dimulai..
 
Akhirnya tiba di Macau setelah kurang lebih 3 jam di pesawat yang dingin bangettt! Sempat merasa jetlag karena hanya tidur ayam di bandara dan pesawat. Di pesawat sempat berkenalan dengan pasangan kekasih yang travelling ke Singapura untuk liburan dan ingin kembali ke rumah mereka di Guang Min, China. Katanya, dari Macau akan melanjutkan dengan mengambil jalur darat untuk sampai kesana, saya juga tidak begitu jelas. Saya sempat bertanya tentang VOA Shenzen tapi mereka tidak mengetahuinya. Setelah pesawat landing kami pun berpisah. Pesan terakhir dari mereka adalah gunakan jaket yang tebal, di luar sangat dingin! Dan akhirnya pintu pesawat pun terbuka begitu turun dari pesawat,s angat terasa sekali udara yang menusuk, sangat dingin dan membuat menggigil! (Dasar kampungan!).. hehe


Kami kemudian dijemput shuttle yang akan mengantar kami entah kemana, ke terminal bandara pastinya! Setelah berebutan naik shuttle yang bisa memuat sekitar 50orang kami pun tiba di terminal kedatangan. Kira-kira hanya 2menit atau kurang, tapi lumayan daripada jalan kaki sambil ileran!
Finally, I’m Here!!(teriak dalam hati!).. Masih gak percaya!! Orang seperti saya yang bisa dibilang agak tertutup, pendiam, dan suka menyendiri ini bepergian sampai disini sendirian!! Yeah, not just me but you can also say UNBELIEVABLE!! But, it was a long time ago.. Times are moving so fast, its changing.. And, people also have to change too by the time goes.. Kita tidak bisa hidup dengan berpaku terus, kita harus mewujudkan segala mimpi kita.. Everything started with dream, so keep dreaming!!

Begitu sampai di terminal saya hanya mengikuti kemana orang-orang ini berjalan, dengan sedikit petunjuk dan arah panah, akhirnya tibalah kami di Bagian Imigrasi.. And then, setelah menantri tak seberapa lama, sempat bingung keluar dimana.. Ternyata pemeriksaan barang-barang lagi melewati X-ray dan keluar di bagian kedatangan.. Begitu keluar, saya langsung mencari money changer karena pecahan uang saya dalam ukuran besar itupun dalam Hong Kong dollar (HKD). Di Macao sendiri berlaku dua jenis mata uang yaitu MOP dan juga HKD  yang perbandingan nilainya 1:1. Saya berniat untuk menukar dalam bentuk HKD karena jika keluar dari Macau nilai MOP menurun drastis. Tetapi karena tidak diperbolehkan menukar dalam HKD karena katana saya sekarang di Macau jadi harus ditukar dalam bentuk MOP padahal sama saja tapi mungkin ini menyangkut kebijakan ekonominya.

Dari money changer saya kemudian berjalan menghampiri petugas bandara dan menanyakan tentang bus AP1 yang bisa membawa saya ke Macau Ferry Terminal (dalam bahasa Cantonese:  “Matao”), mereka kurang bahkan tidak mengerti jika Anda mengucapkan ferry terminal jadi ingat kata ini baik-baik. Setelah diberitahu bahwa bus AP1 berada di depan pintu keluar dan bewarna putih, saya pun berjalan keluar mencari bus AP1. Disini ada dua tempat ngetem bus, yang satunya merupakan bus yang lebih besar yang mungkin dapat mengantar kita ke Venetian Resort, Senado Square, dan City of Dreams,dll, saya tidak mencari info lebih jauh. Saya berniat ke Matao karena akan ada bus ‘GRATIS’ dari sini menuju Hotel Grand Lisboa..=P


Setelah menunggu sekitar 15 menit sambil jogging(mondar sana sini) karena udara yang dingin bus AP1 tiba juga. Kami pun berebutan naik. Menurut info di papan tempat ngetem bus saya lihat biaya untuk naik bus 3,20MOP belum ditambah jika ada bagasi atau tas yang berukuran lebih dari 30x50cm klo ga salah, sudah seperti naik pesawat aja. Dan sialnya pada saat ingin membayar seharga 8MOP, saya membayar 10MOP karena tidak ada koin 20 cent dan tidak ada uang kembali atau memang tidak akan dikembalikan jika uang Anda tidak pas! Saya akhirnya tidak kebagian tempat duduk karena agak telat naik. Yang lebih bikin dag dig dug lagi pada waktu bertanya tentang Ferry Terminal pake bahasa Tarzan, mereka ga tau itu dimana! Heh?!.. Setelah shuttle bus beberapa kali nge-tem di bus stop saya melihat ada laut dan terlihat seperti pelabuhan yang banyak kapal besarnya tapi karena dasar dodol ga tau mau bilang apa dan masih ga yakin sama tempat ini jadi diam aja, berharap ada yang turun dan saya ikutan! Haha..
 
Untung saja tak lama kemudian tak jauh dari pelabuhan tadi ada yang turun, tepatnya di Macau Fisherman’s Wharf. Disini semacam Taman kota yang juga dilengkapi beberapa permainan seperti Rollercoaster juga  Museum, dll. Sayangnya pada saat saya kesana Taman nya antara belum  buka atau lagi revovasi. Setelah puas berfoto dengan replica gunung batu dan bagunan mirip forbidden city dan tembok yang ada di mesir saya berjalan mencari tau bagaimana agar sampai ke pelabuhan tsb. Setelah naik turun jembatan penyebrangan dan jalan-jalan sambil nanyain apa benar ini Ferry Terminal atau bukan ketemu sama petugas pelabuhan berseragam asal India atau Pakistan klo ga salah. Untung bahasa inggrisnya lancer dan membenarkan ini adalah terminal ferry, saya pun bertanya di mana bisa menunggu bus gratis ke Hotel Grand Lisboa. Akhirnya saya dikasih tau tempat ngetem busnya, untuk ke Grand Lisboa ambil bus no 3 warna Hijau katanya lagi. Saya pun dengan pede langsung naik bus hijau yang mangkal di parkiran. Tak seberapa lama bus pun jalan dan kami tiba di Grand Lisboa.


Macau Fisherman's Wharf



















Macau Fisherman's Wharf
















Setelah sampai, saya pun mencari Guest House yang ada dalam guide book, Nan Pan Hotel. Setelah ketemu ternyata kamar yang diinginkan tidak ada, hanya kamar yang mahal yang tersedia, saya pun enggan membayar 500HKD hanya untuk numpang tidur belum ditambah deposit kunci 100HKD. Setelah itu saya kemudian mencari-cari auguster Lodge yang tidak ketemu, dan terakhir Sanva Hotel yang juga tidak ketemu, tetapi malah ketemu Tung Fong Guest House, ratenya 150HKD+100HKD untuk deposit kunci. Setelah cek in dan menaruh barang, saya pun berjalan ke Senado Square yang dekat dari GH ini yang merupakan alas an saya nginap di tempat ini.


Dari Senado Square, saya ke St. Paul, Gua Bunda Maria (Lupa namanya), kembali ke area Senado Square dan mengambil Bus no 2 ke City of Dreams. Oh ya, beberapa bus disini gratis untuk keliling tempat wisata seperti ke City of Dreams, Venetian, dsb. Setelah dari City of Dreams saya bergegas balik ke daerah Senado Square dengan bus no 2. Karena cuaca sangat dingin, saya memutuskan balik ke GH untuk makan malam dengan menu pop mie untuk menghangatkan badan dan beristiahat untuk melanjutkan perjalanan panjang besok ke Hongkong.  =)



Ruins of  St. Paul





















Museum de Macau




City of Dreams

























to be continue..